Jumat, 13 September 2019

Syarat Masuk STAN

Syarat masuk STAN
Syarat masuk STAN atau kepanjangannya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Salah satu perguruan tinggi kedinasan yang sangat terkenal di Indonesia adalah STAN. Sekolah kedinasan ini menjadi salah satu tujuan favorit bagi para lulusan SMA untuk melanjutkan jenjang pendidikan mereka. STAN menjadi sekolah unggulan bagi mahasiswa dengan kemampuan akademik tinggi di bidang keuangan dan perpajakan. Jaminan kerja setelah lulus merupakan keunggulan STAN yang mampu menarik ribuan pelamar setiap tahunnya. Lantas, bagaimana syarat masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tersebut? Ikuti ulasannya berikut ini.
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) merupakan Perguruan Tinggi Ikatan Dinas (PTIN) yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. STAN berdiri sejak tahun 1977, namun sejak tahun 2015 STAN berubah nama menjadi Politeknik Keuangan Negara  STAN. Tidak semua orang dapat menjadi mahasiswa di STAN. Syarat masuk Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) terkenal berat dan ujian masuknya juga sangat ketat.

Ujian Syarat Masuk STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)

Meskipun nama STAN sudah tranformasi menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN, akan tetapi sebutan STAN saja masih ada dibenak masyarakat. Nah, ujian seleksi masuk (USM) STAN dilaksanakan setiap tahun. Ada beberapa syarat masuk STAN yang harus Anda penuhi diantaranya adalah

a. Persyaratan Umum Ujian Masuk STAN

1. Peserta merupakan lulusan SMA/SMK/sederajat.
2. Peserta merupakan lulusan tahun 2016 atau sebelumnya. Lulusan tahun 2017 juga dapat ikut mendaftar. Peserta sudah harus memiliki ijazah (bagi lulusan tahun 2016 atau sebelumnya). Bagi lulusan tahun 2017 yang ijazahnya belum terbit, maka dapat menggunakan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional Sementara (SKHUN). Dokumen ijazah atau SKHUN dibuktikan dengan salinan berlegalisir dari sekolah.
3. Usia minimal adalah 17 tahun dan maksimal tidak boleh lebih dari 20 tahun (sesuai dengan tanggal lahir yang tercantum dalam ijazah).
4. Memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan sesuai dengan yang terlampir di situs resmi STAN.ac.id.
5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama proses pendidikan berlangsung.
6. Memiliki kesehatan fisik dan mental yang baik serta terhindar dari narkoba dan sejenisnya yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter pemerintah/puskesmas.
7. Peserta diwajibkan untuk membayar biaya pendaftaran USM STAN sebesar Rp 250.000,00. Biaya ini tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun.

b. Persyaratan Khusus Ujian Masuk STAN

1. Nilai

Nilai rata-rata ujian nasional yang tertera pada ijazah atau Surat Keterangan Hasil Ujian Sementara (SKHUN) minimal 70,00 (bukan hasil pembulatan desimal) dengan skala 100,00. Nilai Ujian Nasional ini menjadi standar penyaringan pertama untuk dapat masuk ke STAN. Dengan standar nilai ini, pihak STAN memastikan bahwa calon mahasiswa memiliki kemampuan akademik yang bagus.

2. Jurusan

Untuk Jurusan D1 dan D3 Bea dan Cukai terdapat aturan tambahan yang wajib dipenuhi oleh pelamar yaitu:
a. Untuk jurusan D1 Bea dan Cukai dapat diikuti oleh pelamar laki-laki dan perempuan.
b. Sedangkan untuk jurusan D3 Bea dan Cukai dikhususkan bagi pelamar laki-laki.
c. Kedua jurusan ini juga mencantumkan tinggi badan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 155 cm untuk perempuan.
d. Peserta dinyatakan tidak buta warna.
e. Bagi peserta yang memakai kacamata atau lensa kontak (minus, plus, atau silindris) dikenakan batas toleransi maksimal sampai 2D (dua dioptri).
Nah, di atas adalah syarat masuk STAN, baik itu syarat umum ataupun syarat khususnya,  yang harus Anda penuhi untuk dapat mengikuti Ujian Saringan Masuk (USM) STAN. Langkah selanjutnya sebaiknya pahami alur pendaftarannya berikut ini.

Alur Pendaftaran USM STAN

Pendafataran Ujian Saringan Masuk STAN saat ini dilakukan secara online. Sebelum melakukan pendaftaran online via website resmi USM STAN, Anda harus menyiapkan beberapa dokumen yang diperlukan. Dokumen-dokumen tersebut akan diupload dalam situs pendaftaran USM STAN. Syarat yang harus anda siapkan untuk mendaftar Ujian Saringan Masuk (USM) STAN tahun 2017 diantaranya adalah
1. Lulus SMA/SMK/sederajat
2. Melampirkan pasfoto 3×6 terbaru
3. Melampirkan nilai raport dari semster I-V dan mencantumkan nilai akhir yang tertulis pada ijazah.
4. Mengisi formulir pendaftaran secara online.
Alur yang harus Anda ikuti untuk mendaftar USM STAN secara online yaitu:
1. Anda harus mengisi data pribadi melalui portal panseldikdin.menpan.go.id.
2. Untuk melakukan pendaftaran, Anda dapat klik ikon pendaftaran yang tertera di layar.
3. Kemudian isikan No. Identitas keluarga (NIK) yang sesuai dengan Kartu Keluarga. Isikan kode capta yang terdapat di layar dengan tepat, kemudian klik ikon submit.
4. Setelah berhasil, maka Anda akan diarahkan ke halaman pengisian identitas diri. Anda akan diminta untuk mengisi identitas dan alamat email yang masih aktif. Selain itu, Anda juga harus menyertakan kata kunci dan membuat password. Setelah semua isian lengkap, kemudian klik submit.
5. Jika tahap 1-4 telah berhasil Anda lakukan, maka kemudian akan muncul keterangan “registrasi berhasil/pendaftaran berhasil”. Komputer Anda akan otomatis mengunduh dokumen bukti pendaftaran USM STAN. Anda harus menyimpan bukti ini untuk melanjutkan tahap ujian berikutnya.
6. Bukti pendaftaran online tersebut harus anda bawa ketika mengikuti Ujian Seleksi Masuk STAN. Selain bukti pendaftaran, biasanya Anda juga harus membawa identitas diri berupa KTP ataupun SIM.
7. Jika terdapat masalah saat pendaftaran online USM STAN ini, maka Anda disarankan untuk segera mengunjungi situs resmi usm.stan.ac.id. Dalam situs resmi ini ada berbagai penjelasan mengenai syarat dan tata cara pendaftara online USM STAN.
8. Semua data yang Anda kirimkan saat mendaftar USM STAN secara online harus merupakan data asli dan bukan hasil rekayasa.
9. Jika suatu saat Anda terbukti memalsukan data, maka pihak STAN berhak untuk mengambil tindakan tegas.
10. Panitia pelaksana juga berhak memberhentikan calon mahasiswa jika terbukti memakai obat-obatan terlarang (narkotika).



Mengisi Saldo Paypal

Mengisi Saldo Paypal

Cara Mudah Mengisi Saldo PAYPAL

Cara Mudah Isi Saldo PayPal 

PayPal merupakan wadah pembayaran online yang paling banyak dipakai oleh para pebisnis. Namun, saat ini PayPal mulai banyak dikenal dan digunakan orang untuk berbelanja atapun bertransaksi online. Jadi, tidak lagi hanya dilakukan eksklusif dari kalangan tertentu saja.
Hal ini tentu saja disebabkan oleh keamanan dan kemudahan yang ditawarkannya, inilah yang menjadi alasan banyak orang untuk mulai percaya jika perusahaannya bertransaksi menggunakan layanan PayPal. Sayangnya, di kalangan umum belum banyak yang mengetahui cara menggunakan PayPal termasuk cara isi saldo PayPal.

Beberapa Cara yang Bisa Dilakukan untuk Mengisi Saldo PayPal

Inilah beberapa cara termudah yang bisa dilakukan untuk mengisi saldo PayPal Anda, antara lain:
1. Menggunakan Kartu Kredit di PayPal.
Poin pertama yaitu dengan menghubungan kartu kredit ke akun paypal. Secara tidak langsung, akun paypal Anda telah terisi saldo yag bersumber pada limit kartu kredit Anda. Pada dasarnya, hanyalah memindahkan tagihan akun PayPal ke kartu kredit Anda. Setiap ada transaksi, saldo kartu kredit Anda akan terpotong dari setiap transaksi/pembayaran yang Anda lakukan.
2. Menerima transfer/pembayaran dari akun PayPal lain.
Ada banyak bisnis online di internet, dan beberapa perusahaan menggunakan PayPal sebagai sarana untuk pembayaran. Jadi Anda bisa mengisi saldo paypal dengan mengikuti bisnis, jasa ataupun Afiliasi seperti Freelancer.com, Amazon dll.
3. Membeli balance PayPal.
Solusi termudah untuk mengisi saldo PayPal adalah membeli balance menggunakan di tempat jual saldo PayPal baik Market Place seperti TokopediaBukaLapak ataupun di situs Exchanger seperti Saldo.co.id. Cara ini termasuk cara yang paling mudah, cepat, dan praktis untuk melakukan Top Up Balance PayPal Anda.

Ini Cara Mudah Isi Saldo PayPal

Nah, jika Anda ingin dapat mengisi saldo PayPal dengan lebih mudah dan tanpa ribet, cara termudah adalah dengan isi Saldo PayPal melalui Saldo.co.id. Berikut langkah-langkahnya.
  1. Pertama Anda kunjungi halaman untuk order saldo PayPal disini.
  2. Melengkapi formulir yang tersedia di situs Saldo.co.id, formulir ini terdiri dari kolom Nama, Email Akun PayPal, nomor HP/WA, serta mengisi jumlah pembelian. Minimal order $10 dan Rate per 1 USD = Rp15.500, dengan pembelian yang tidak dibatasi jumlahnya.
  3. Setelah itu, akan muncul jumlah total yang harus Anda bayar. Lalu centang pernyataan bahwa Anda sudah membaca dan menyetujui syarat dan ketentuan di Saldo.co.id, lalu klik “Order”.
  4. Cek Email, selanjutnya ikuti intruksi yang ada di Email.
Jika formulir ini gagal terkirim, ataupun tidak ada email masuk dari Saldo.co.id. Anda bisa melakukan pembelian saldo PayPal ini melalui Whatsapp atau Webchat. Nah, itulah cara mudah isi saldo PayPaldengan aman dan tepercaya. Ingat, jangan sampai terjadi Anda membeli di tempat jual saldo PayPal yang tidak jelas, sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Jangan lupa, email akun PayPal yang Anda berikan sudah aktif dan benar sehingga transaksi tidak gagal karena terjadi kesalahan. Jika transaksi berhasil, Anda bisa mendapatkan bukti transaksi melalui email atau kontak lain yang terkait. Selamat mencoba semoga bermanfaat.
Silahkan beri komentar di kolom komentar dibawah ini jika anda belum mengerti :)

Kamis, 12 September 2019

Syarat dan cara pendaftaran calon praja IPDN


Syarat dan Cara Pendaftaran Calon Praja IPDN 2018

Reporter: Ibnu Azis
10 April 2018
Syarat dan Cara Pendaftaran Calon Praja IPDN 2018
Kuota calon praja baru IPDN tahun 2018 sebanyak 2.000 orang yang pendaftarannya telah dibuka mulai 9-30 April mendatang.


tirto.id - Seleksi penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2018 telah dibuka mulai 9 April hingga 30 April mendatang.
"Jumlah kuota calon praja IPDN tahun 2018 sebanyak 2.000 orang," tulis Prof. Dr. Khasan Effendy, M.Pd selaku Rektor IPDN dalam surat edaran Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang dikutip Selasa (10/4).
Syarat Pendaftaran IPDN 2018
Bagi warga negara Indonesia yang berminat untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN 2018, berikut persyaratan pendaftaran yang berlaku:
1) Persyaratan umum:
  • Warga negara Indonesia
  • Usia peserta seleksi minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan IPDN tanggal 1 September 2018
  • Tinggi badan pendaftar bagi pria minimal 160 cm dan pelamar wanita minimal 155 cm
2) Persyaratan administrasi:
  • Memiliki ijazah serendah-rendahnya Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMTA) atau Madrasah Aliyah (MA) jurusan IPA/IPS termasuk lulusan Pakec C dengan ketentuan: nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 dari masing-masing nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018; khusus bagi Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat nilai rata-rata ijazah minimal 65,00 dari masing-masing nilai rata-rata rapor dan nilai ujian sekolah bagi pendaftar lulusan tahun 2015 s.d 2018
  • KTP-el bagi peserta yang berusia diatas 17 tahun atau KK bagi yang belum memiliki KTP-el. Bagi yang belum memiliki KTP-el atau KK menggunakan Surat Keterangan Kependudukan atau resi permintaan pembuatan KTP-el dengan NIK yang sama pada saat mendaftar pada website https://sscndikdin.bkn.go.id
  • Surat keterangan dari Kepala Sekolah atau pejabat berwenang sebagai peserta Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA kelas 3 Tahun Ajaran 2017/ 2018Surat elektronik/e-mail yang masih aktif
  • Pas foto
3) Persyaratan khusus:
  • Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan
  • Tidak ditindik atau bekas ditindik telinganya atau anggota badan lainnya bagi pendaftar pria, kecuali karena ketentuan agama/adat
  • Tidak bertato atau bekas tato
  • Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak
  • Belum pernah menikah/kawin, bagi pendaftar wanita belum pernah hamil/melahirkan
  • Belum pernah diberhentikan sebagai praja IPDN dan perguruan tinggi lainnya dengan tidak hormat
  • Apabila pendaftar dinyalakan lulus dan dikukuhkan sebagai Praja IPDN maka pendaftar: Bersedia untuk tidak menikah/kawin selama mengikuti pendidikan; Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia; Bersedia ditempatkan pada seluruh kampus IPDN; Bersedia menaati segala peraturan yang berlaku di IPDN; Bersedia diberhentikan sebagai Praja IPDN jika melakukan tindakan kriminal, mengkonsumsi dan atau menjualbelikan narkoba, melakukan perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual
  • Bersedia dikembalikan ke daerah masing-masing tanpa biaya IPDN apabila terbukti melakukan pemalsuan idntitas/dokumen atau tidak memenuhi persyaratan pendaftaran di atas
  • Tata cara dan teknis pengisian persyaratan administrasi secara lengkap dapat dipelajari melalui video tutorial pada websitehttp://spcp.ipdn.ac.id
Pendaftaran IPDN 2018
Pendaftaran peserta calon Praja IPDN tahun 2018 dilaksanakan bersamaan dengan pendaftaran calon siswa-siswi/taruna-taruni pendidikan tinggi kedinasan mulai tanggal 9 s.d 30 April 2018, berikut tahapan pendaftaran yang berlaku:
  • Pendaftaran dilakukan secara online melalui website https://sscndikdin.bkn.go.id
  • Calon peserta yang telah mendapatkan nomor pendaftaran peserta pada websitehttps://sscndikdin.bkn.go.id, selanjutnya menyampaikan kelengkapan berkas dengan cara mengunggah dokumen sebagaimana tercantum dalam persyaratan calon peserta IPDN Tahun 2018 ke website https://spcp.ipdn.ac.id mulai tanggal 10 April s.d. 2 Mei 2018
  • Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran SPCP IPDN dapat menghubungi call center IPDN 0804-1-700-700 atau websitehttp://kemendagri.go.id dan http://spcp.ipdn.ac.id
Baca juga artikel terkait IPDN atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis 
(tirto.id - ibn/ibn)
Reporter: Ibnu Azis
Penulis: Ibnu Azis
Editor: Ibnu Azis